Kamis, 1 Oktober 2026 · 20 Rabiulakhir 1448 H
Kabar AUM

SMK Muhammadiyah 1 PPU Gelar Pelatihan Imam dan Khatib, Cetak Khatib Muda Berkualitas

AP

Administrator PCM Babulu

1 Oktober 2026, 19.01 WITA

SMK Muhammadiyah 1 PPU Gelar Pelatihan Imam dan Khatib, Cetak Khatib Muda Berkualitas

Babulu, 1 Oktober 2026 – Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) SMK Muhammadiyah 1 Penajam Paser Utara (SMK MUTU) melaksanakan kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib dengan tajuk “Mencetak Karakter Khatib Muda Berkualitas”, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan ini merupakan inisiasi dari program keagamaan SMK Muhammadiyah 1 PPU melalui Bapak Abid Syahni, M.Ag., yang pelaksanaannya dikelola bersama Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK MUTU. Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan keagamaan, khususnya kemampuan menjadi imam serta khatib sesuai tuntunan Islam.

Pelatihan diikuti kurang lebih 30 peserta yang berasal dari perwakilan siswa SMK Muhammadiyah 1 PPU serta sejumlah sekolah di wilayah Penajam Paser Utara. Peserta terdiri dari perwakilan SMK MUTU, SMKN 3 PPU, MAN PPU, SMAN 4 PPU, SD Muhammadiyah Babulu, dan SMP MUDA PPU.

Dibuka Kepala SMK Muhammadiyah 1 PPU

Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Kepala SMK Muhammadiyah 1 PPU, Bapak Ahan A., S.Pd., M.M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib secara resmi dibuka untuk kemudian dilanjutkan dengan rangkaian penyampaian materi.

Sesi pertama diisi oleh Bapak Irawan dengan materi pelatihan menjadi imam berdasarkan sunnah Nabi. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai panduan menjadi imam, syarat sholat, rukun sholat dan kewajiban sholat, kemudian dilanjutkan dari ketentuan dan adab seorang imam hingga hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memimpin salat berjamaah.

Materi berikutnya dilanjutkan oleh Bapak Setiawan M Lail, M.Pd. yang memberikan pembekalan mengenai tata cara menjadi khatib dalam pelaksanaan Salat Jumat. Materi diarahkan agar peserta memahami bukan hanya tata urutan khutbah, tetapi juga kesiapan dan hal-hal penting yang harus diperhatikan ketika mendapatkan amanah sebagai seorang khatib.Tak Hanya Teori, Peserta Praktik Langsung

Pelatihan tidak berhenti pada penyampaian materi. Setelah kedua sesi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, sehingga peserta dapat menyampaikan berbagai pertanyaan terkait praktik menjadi imam maupun khatib.

Para peserta kemudian memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan khutbah secara langsung. Dalam sesi ini, peserta didampingi oleh pemateri serta Bapak Abid Syahni, M.Ag. Pendampingan dilakukan agar peserta dapat memperoleh masukan secara langsung mengenai penyampaian khutbah dan berbagai aspek yang perlu diperhatikan ketika tampil di hadapan jamaah.

Konsep pelatihan yang menggabungkan materi, diskusi, dan praktik langsung tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata kepada peserta. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat menjadi bekal ketika peserta mendapatkan kesempatan menjadi imam maupun khatib di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Menyiapkan Generasi Muda yang Siap Berdakwah

Pelatihan Imam dan Khatib menjadi salah satu bentuk pembinaan karakter keagamaan bagi generasi muda. Kemampuan menjadi imam dan khatib merupakan keterampilan penting yang perlu dipersiapkan sejak dini agar muncul kader-kader muda yang memiliki keberanian, pemahaman agama, serta kesiapan mengambil peran di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan bertajuk “Mencetak Karakter Khatib Muda Berkualitas” ini, SMK Muhammadiyah 1 PPU berharap semakin banyak pelajar yang memiliki kesiapan untuk terlibat dalam dakwah dan pelayanan umat, sekaligus menjadi bagian dari proses kaderisasi generasi muda Muhammadiyah.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari para peserta. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus bukti telah mengikuti dan menyelesaikan rangkaian pelatihan, seluruh peserta mendapatkan sertifikat Pelatihan Imam dan Khatib.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara sekolah, IPM, pemateri, dan berbagai sekolah yang mengirimkan perwakilannya dalam upaya bersama menyiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan keberanian untuk mengambil peran dalam kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.

Bagikan

Berita Terkait